Rabu, 26 Agustus 2015

Dream comes true, LPDP Scholarship !!!

Bermimpilah karena kelak Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu..
Kutipan Andrea Hirata di atas seolah menjadi semangat tersendiri untukku. Dengan mimpi lah justru kita memulai kenyataan. Hal itu kuyakini dan suatu hari aku mengutarakan keinginanku kepada ibuku untuk melanjutkan study ke jenjang Magister. Saat itu ada raut bahagia sekalipun kecemasan yang terpancar dari parasnya. Aku cukup mengerti mengapa ibuku tidak langsung memelukku saat itu sambil berkata :
“Iya Nak, ibu akan menyekolahkanmu ke jenjang S2”.
Kalimat pertama yang justru terlontar yakni :
“Ibu akan selalu mendo’akanmu dan mendukung apapun yang kamu inginkan, Nak”.
Sederhana bukan kalimat itu?
Tapi ternyata ucapan ibu saat itu lah yang mengantarkanku pada untaian mimpi seorang sarjana muda yang bertekad menuntut ilmu.
Setelah menyelesaikan kuliah dan bekerja di sebuah salah satu perusahaan nasional yang bergerak di bidang media, keinginanku untuk menggali ilmu yang belum banyak kuketahui tetap tinggi. Saat itu aku tetap menanamkan rasa optimis dalam diri, walaupun belum ada kejelasan kabar mengenai lamaran beasiswa yang kuajukan diterima atau tidak. Bagaimana tidak, application yang kukirim via email dan pos hampir 3 bulan lalu tidak juga ada kabarnya. Sampai pada suatu hari saat aku iseng mengecek email di meja kerjaku, ada email masuk satu hari yang lalu dan di badan email tersebut tertera bahwa aku lulus tahap administrasi dan diundang untuk wawancara serta LGD (Leaderless Group Discussion) di Tangerang.
Kala itu, aku senang bukan main karena penantianku selama ini membuahkan hasil. Ya walaupun masih dalam tahap wawancara sih. Setidaknya itu menjadi awal yang baik untuk merajut ”mimpi” yang ada dalam diri ini dan masih ada harapan untuk menyambung mimpi-mimpi yang lainnya lagi.
Tiba pada hari H, aku pun berangkat ke Tangerang untuk melaksanakan serangkaian tes  selanjutnya. Tak perlu ditanya bagaimana ded-degan aku saat itu. Namun saat aku melangkahkan kaki ke luar rumah, yang terpenting ialah aku sudah mengantongi restu dan do’a dari ibuku. Sederhana saja, bukankah keridhaan ALLAH SWT itu juga ada pada keridhaan orang tua?
Singkat cerita, sebulan kemudian setelah aku mengikuti seleksi wawancara. Akhirnya pengumuman dan SK lulus itu pun keluar. Awalnya aku tidak berani melihat hasil yang kutunggu-tunggu itu secara langsung, namun ada rasa penasaran yang menggelayoti dalam diri. Tampaknya hal itu kali pertama aku ragu mengunduh suatu file, mungkin karena di dalam dokumen itu akan ada jawaban tentang mimpi yang kuidam-idamkan sejak lulus kuliah atau bahkan mimpi-mimpi lain yang harus kurajut dari awal. Aku pandangi nama-nama yang disusun berdasarkan abjad tersebut dan mataku berhenti pada urutan H, Hilda Septriani. Air mataku pun langsung mengembang waktu itu dan saat teman kerjaku yang mejanya bersebelahan denganku mengejutkanku, aku sadar bahwa aku tidak sedang terlelap tidur dan bermimpi. Namun ini lah yang dinamakan mimpi yang berubah menjadi kenyataan. ALHAMDULILLAH aku lulus Beasiswa LPDP Program Afirmasi Tahap 1 2015 !!
Jadi jangan pernah takut untuk bermimpi, kita boleh bermimpi setinggi langit dan jika memang harus terjatuh pun maka kita akan jatuh di antara bintang-bintang J

Jatinangor dengan udara paginya yang sejuk..

5 Agustus 2015, 6.35 AM

8 komentar:

  1. Alhamdulillah, kamu jugaaa keren ca ^^

    BalasHapus
  2. Mbk hilda itu pengayaan nya cuma untuk DN y mbk, klo LN gmn y?

    BalasHapus
  3. Mbk hilda itu pengayaan nya cuma untuk DN y mbk, klo LN gmn y?

    BalasHapus
  4. Maaf Mba Nur baru sempat dibalas, untuk LN Afirmasi juga ada kok dalam program IELTS.

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum, Mbak hilda. Salam kenal :) saya mau nanya, kalo untuk beasiswa lpdp s2 dalam negeri, sebaiknya saya mendahulukan daftar di universitasnya atau beasiswa lpdp-nya dulu? Terima kasih :)

    BalasHapus
  6. Waalaikumsalam..
    Salam kenal juga mba Annisa :)
    Hal itu diserahkan sepenuhnya ke kita mba, tapi kalau saya waktu itu daftar LPDP terlebih dahulu karena sebenarnya LPDP jg memberikan waktu 1 thn kpd kita utk mencari dan masuk ke univ yg kita mau ko..
    Good luck..

    BalasHapus