Minggu, 05 April 2015

Perahu itu bernama Bidikmisi



Apa itu beasiswa Bidikmisi?

Pertanyaan itulah yang muncul di benakku pertama kali ketika hendak mendaftar kuliah setelah dinyatakan lulus SMA. Jujur saja pada awalnya aku tidak tahu apa itu beasiswa Bidikmisi, bagaimana persyaratannya dan bagaimana prosedur pendaftarannya. Sampai pada suatu hari guru SMA ku menjelaskan mengenai spesifikasi beasiswa Bidikmisi ini. Aku memang sudah berkeinginan kuat untuk melanjutkan studi ke universitas kala itu tapi rupanya aku harus berbenturan dengan keadaan ekonomi keluargaku. Dan saat itu aku juga tidak mungkin merengek-rengek minta dikuliahkan kepada ibuku. Motivasi yang selalu tumbuh dalam diriku rupanya dilihat oleh guru-guruku sehingga salah satu dari mereka menyarankan aku untuk mendaftar beasiswa Bidikmisi ke Universitas Padjadjaran. Aku pun mengikuti saran beliau, berbekal dokumen-dokumen yang harus kulengkapi aku dan 50 orang teman – temanku di SMA mencoba untuk mengukir masa depan kami melalui program beasiswa yang mulia ini. Yang aku tau saat itu, beasiswa Bidikmisi adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh pemerintah, di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (aku ingat sekali saat itu Menterinya yaitu Bapak Muhammad Nuh) pada masa pemerintahan presiden Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Beasiswa Bidikmisi ini diperuntukkan untuk siswa-siswi berprestasi namun berasal dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Dan baru diadakan pertama kali yaitu pada tahun 2010. Itu artinya aku merupakan angkatan pertama yang memperoleh beasiswa ini. Walaupun aku termasuk yang mendaftar di tahun pertama, namun aku merasa bahwa seleksinya pun sudah ketat saat itu. Maklum karena para kandidat beasiswa ini pun tersebar di seluruh Indonesia sehingga kita juga harus bersaing dengan ribuan siswa-siswa lain yang juga memiliki segudang prestasi yang membanggakan. Namun beasiswa ini juga cukup adil dan serangkaian tesnya pun dilakukan secara objektif. 

Secara pribadi aku ingin mengucapkan terima kasih kepada ALLAH SWT, kepada pemerintahan Bapak SBY, segenap keluarga besar Kemendikbud Bapak M. Nuh dan juga untuk rakyat Indonesia. Aku sangat menyadari bahwa aku dapat mengenyam pendidikan di bangku kuliah karena beasiswa Bidikmisi yang dananya berasal dari uang rakyat. Kesadaran itulah yang menjadikanku semakin semangat dan tidak main – main dalam belajar dan menuntuk ilmu di universitas.

Oya, sampai saat ini beasiswa Bidikmisi tetap diadakan lho, jadi persiapkan diri kalian ya untuk kuliah di universitas impian kalian :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar